Harga hardware telah turun jauh selama satu dekade terakhir, tetapi itu tidak berarti kita tidak perlu menjaga hardware yang terpasang pada computer, terutama harddisk. Harddisk adalah komoditas berharga yang berisi data yang kita gunakan untuk melakukan pekerjaan. Oleh karena itu memberikan perawatan terbaik. Memang tak pelak lagi, harddisk akhirnya akan mati. Namun anda dapat mengambil langkah – langkah untuk mencegah kematian dini pada harddisk. Mari kita lihat langkah – langkah untuk merawat kesehatan harddisk.
Jalankan chkdsk
Harddisk pada akhirnya berisi error. Error bisa dalam bentuk masalah fisik, masalah software, masalah table partisi, dan banyak lagi. Maslah seperti bad sector, cluster yang hilang, file yang tersebar, dan atau error direktori akan dicoba ditangani oleh program chkdsk.
Error dapat menyebabkan harddisk tidak bisa booting dan akhirnya down time. Cara terbaik menggunakan chkdsk adalah menjalankannya pada saat boot berikutnya dengan perintah chkdsk X : /f. (X adalah harddisk yang akan diperiksa). Perintah itu akan memberitahu anda bahwa harddisk dikunci dan akan menanyakan apakah anda ingin menjalankan chkdsk pada saat system restart. Pilih Y untuk mengiyakan tindakan tersebut.
Gunakan Utiliti Monitoring
Banyak aplikasi diluar sana yang bisa digunakan untuk memantau kesehatan harddisk kita. Salah satunya adalah Acronis Drive Monitor yang akan memantau semuanya, mulai suhu harddisk sampai presentase ruang kosong. Tool itu dapat diatur untuk mengirimkan e-mail pemberitahuan jika ada sesuatu yang salah pada harddisk yang sedang dipantau. Pemberitahuan itu merupakan cara sederhana untuk tetap proaktif dalam mengantisipasi kegagalan harddisk.
Instalasi System Operasi dan Data secara Terpisah
Dengan memisahkan data ke harddisk yang berbeda, pembacaan/penulisan di harddisk tempat instalasi system operasi (SO) akan lebih sedikit karena banyak operasi (I/O) terjadi pada harddisk data. Dengan melakukan hal itu, kita memperpanjang umur harddisk tempat SO diinstall serta mempermudah pemindahan data jika harddisk SO gagal.
Sirkulasi Udara yang Cukup
Walaupun masalah sirkulasi udara yang cukup sebenarnya tidak perlu disebutkan lagi, masih banyak orang yang mengabaikannya. Mungkin anda sering melihat PC yang diletakkan di atas lemari kecil tanpa sirkulasi. Jelas PC itu akan selalu dalam keadaan panas sehingga memperpendek umur komponen di dalamnya.
Daripada memasukkan PC ke tempat yang sempit dan tidak ada ruang udara, berikan banyak ruang sirkulasi. Jika anda menjejalkan keruangan yang sempit setidaknya anda memberikan ruang ventilasi, serta tambahkan kipas untuk menyedot udara panas pada PC.
Waspada Arus Statis
Masalah lain yang juga tidak perlu disebutkan lagi adalah arus statis yang merupakan musuh komponen computer. Sebelum memegang komponen, pastikan anda menetralisasi diri anda, terutama pada musim dingin atau didaerah udara kering. Jika anda seperti mendapat kejutan setiap kali anda menyentuh harddisk, itu pertanda bahwa anda harus ekstra hati – hati saat menangani harddisk tersebut.
Perhatikan jika peletakan harddisk. Kadang diantara kita meletakkan harddis diatas speaker, TV, dan peralatan rumah tangga atau perangkat lain yang dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik. Memang, magnet pada sebagian besar peralatan/perangkat tersebut tidak cukup kuat untuk menghapus harddisk, tetapi kita tidak perlu mengambil resiko, bukan???
Defragmentasi Harddisk
Drive yang terfragmentasi didorong untuk bekerja lebih keras darpada yang seharusnya. Padahal semua harddisk harus digunakan pada kondisi paling efisien untuk menghindari pemakaian atau aus berlebihan, termasuk fragmentasi. Untuk amannya, atur PC anda untuk melakukan defragmentasi setiap minggu. Fungsinya untuk memperpanjang umur harddisk dengan menjaga struktur file agar lebih efisien sehingga head baca tidak terlalu banyak atau sering bergerak.
Gunakan Solid State Drive
Solid state drive pada dasarnya hanyalah drive flash berukuran besar sehingga mereka tidak memiliki bagian yang bergerak. Tanpa adanya bagian yang bergerak, umur drive (secara keseluruhan) sudah tentu akan lebih lama dibanding drive yang mempunyai head, plat, dan bantalan. Meskipun terasa lebih mahal pada awalnya, secara jangka panjang, anda akan lebih hemat karena solid state drive menawarkan pemakainan lebih lama. Itu berarti lebih sedikit kemungkinan terjadinya kegagalan drive.
Lakukan Penghematan Daya
Hampir pada setiap OS kita dapat mengonfigurasi harddisk untuk diam setelah selang waktu tertentu. Pada beberapa SO lama, harddisk akan berputar 24/7 yang secara drastic akan memperpendek umur harddisk. Secara default, Windows 7 menggunakan power plan balanced yang akan mematikan harddisk setelah 10-20 menit tanpa aktivitas. Jika mengubahnya keselang waktu yang lebih singkat, anda bisa menambah umur harddisk. Namun jangan sampai harddisk terlalu sering “tidur”.usahakan selang waktunya tidak kurang dari 15 menit karena ketika tidur, harddisk tidak berputar. Bila harddisk tidak berputar, tidak ada energy yang tersedia.
Kencangkan Sekrup
Sekrup (yang mengencangkan harddisk ke casing PC) yang longgar dapat menyebabkan getaran yang berlebihan. Getaran tersebut dapat merusak plat harddisk. Jika anda mendengar getaran dari dalam PC, buka dan pastikan sekrup dalam keadaan kencang. Menjaga hardware tetapi rapi dan kencang akan membantu memperpanjang umur hardware.
Backup
Semua barang ada masa pakainya. Pada akhirnya, harddisk akan mati. Tidak peduli bagaimana hati – hatinya anda, tidak peduli berapa banyak langkah yang anda ambil untuk mencegah kegagalan, harddisk pada akhirnya akan mati. Jika anda memiliki backup, setidaknya perpindahan dari satu harddisk ke yang lainnya tidak akan menyulitkan. Dengan menggunakan utility backup, anda mentransfer image dari salah satu harddisk ke harddisk yang lainnya tanpa kesulitan yang berarti.(PC Media)
No comments:
Post a Comment